Senin, 18 Juli 2011

Perayaan I

Hari ini badan benar benar rontok tok.
Sehari berasa lama (ya kalimat mutlak dalam kamus manusia gamang semacam saya).
Jelas aktifitas sekarang ini berbanding terbalik dengan tubuh saya yang belum terbiasa.
Semoga ini bukan perjalan ambiguitas yang mengatasnamakan kebaikan yang akan menjerumuskan saya juga kedalam  wadah berjudul serakah.
Entahlah.. Catatan ini panta berjudul atau tidak.
Tapi yang pasti, jika hatimu memanggil untuk berbakti turutilah.
Selamat menempuh perjalan baru untukku.

Perayaan sederhana dalam perjalanan yang rumit.
Terimakasih semesta.
:)

Sabtu, 16 Juli 2011

Kisaran

Here im ...

Sekarang saya menjadi salah seorang penduduk non tetap disini.
Kalimat diatas barusan butuh penjelasan lain kali.
Saya hendak berkisah tentang kotanya saja.

Kisaran semacam kota berkembang, yang sangat sangat ramah.
Kenapa tidak, sejauh saya melihat kota kota kebanyakan di sumatra Utara pada khususnya, kota inilah yang paling ramah.
Karakter kotanya kuat sekali.

Dalam sehari hari, saya selalu membutuhkan jasa transportasi becak sepulang kerja, tak usah repot repot tawar menawar masalah ongkos, mereka selalu senyum jika tidak setuju, dan tentu tidak seperti pengalaman saya sewaktu di Siantar. Ups... :)
Belum lagi becaknya, ada yang full musik berasa dimana gitu. :)

Ingatnya Siantar juga, Angkutan Mini nya tidak pernah kalah dalam hal penyuguhan musik musik pada penumpang.
Sampai pernah suatu waktu, saya mendapati angkot menggunakan laptop menjadi media sipembuat senang hati pemumpang.
Saya benar benar tabjuk..:)
Tapi sayang kota ini minus keramahan. :(

Belum lagi masalah makan, saya pikir penilaian saya akan berakhir di Siantar, karena selama ini, tepatnya, 6 bulan sebelum saya hijrah dari kota itu, saya menyadari Siantar pantes jadi surganya kulinar, apalagi non halal. :)
Tapi sayang seribu sayang, saya mesti berpikir lagi untuk mendedikasikan sebutan tersebut.
Saya, juga dimanja makanan disini, belum lagi seperti yang saya sebut sebelumnya, RAMAH nya itu loh, bikin tambah enak. SERIUS.
Saya hanya nggak sabar mengajak orang orang terdekat saya untuk cepat cepat mengunjungi saya.:)

Saya kangen pelukan disini dengan mereka. Seperti sudah pernah tinggal disini sebelumnya.
Karena tadi pagi waktu saya di sekolah berasa dejavu gitu.
Kesan ini bukan berarti saya ingin sekali menetap disini. :)

Dulu juga saya pernah mencantumkan nama kota yang terkenal dengan Sungai Asahannya ini menjadi tujuan backpager saya, tentu ingin mencoba sarana arung jeramnya kelak.
Harapan saya, semoga ini kota cocok dengan jiwa saya.
:)
Dan mudah mudah bisa jago bahasa mandarin.
Xie Xie. :)

Semoga nanti, cerita saya tentang kota ini bekesan sampai ke tulang. :)