Hari ini badan benar benar rontok tok.
Sehari berasa lama (ya kalimat mutlak dalam kamus manusia gamang semacam saya).
Jelas aktifitas sekarang ini berbanding terbalik dengan tubuh saya yang belum terbiasa.
Semoga ini bukan perjalan ambiguitas yang mengatasnamakan kebaikan yang akan menjerumuskan saya juga kedalam wadah berjudul serakah.
Entahlah.. Catatan ini panta berjudul atau tidak.
Tapi yang pasti, jika hatimu memanggil untuk berbakti turutilah.
Selamat menempuh perjalan baru untukku.
Perayaan sederhana dalam perjalanan yang rumit.
Terimakasih semesta.
:)
Tampilkan postingan dengan label personal.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label personal.. Tampilkan semua postingan
Senin, 18 Juli 2011
Perayaan I
Diposting oleh
rumahkopikita
di
07.05
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
personal.
Sabtu, 16 Juli 2011
Kisaran
Here im ...
Sekarang saya menjadi salah seorang penduduk non tetap disini.
Kalimat diatas barusan butuh penjelasan lain kali.
Saya hendak berkisah tentang kotanya saja.
Kisaran semacam kota berkembang, yang sangat sangat ramah.
Kenapa tidak, sejauh saya melihat kota kota kebanyakan di sumatra Utara pada khususnya, kota inilah yang paling ramah.
Karakter kotanya kuat sekali.
Dalam sehari hari, saya selalu membutuhkan jasa transportasi becak sepulang kerja, tak usah repot repot tawar menawar masalah ongkos, mereka selalu senyum jika tidak setuju, dan tentu tidak seperti pengalaman saya sewaktu di Siantar. Ups... :)
Belum lagi becaknya, ada yang full musik berasa dimana gitu. :)
Ingatnya Siantar juga, Angkutan Mini nya tidak pernah kalah dalam hal penyuguhan musik musik pada penumpang.
Sampai pernah suatu waktu, saya mendapati angkot menggunakan laptop menjadi media sipembuat senang hati pemumpang.
Saya benar benar tabjuk..:)
Tapi sayang kota ini minus keramahan. :(
Belum lagi masalah makan, saya pikir penilaian saya akan berakhir di Siantar, karena selama ini, tepatnya, 6 bulan sebelum saya hijrah dari kota itu, saya menyadari Siantar pantes jadi surganya kulinar, apalagi non halal. :)
Tapi sayang seribu sayang, saya mesti berpikir lagi untuk mendedikasikan sebutan tersebut.
Saya, juga dimanja makanan disini, belum lagi seperti yang saya sebut sebelumnya, RAMAH nya itu loh, bikin tambah enak. SERIUS.
Saya hanya nggak sabar mengajak orang orang terdekat saya untuk cepat cepat mengunjungi saya.:)
Saya kangen pelukan disini dengan mereka. Seperti sudah pernah tinggal disini sebelumnya.
Karena tadi pagi waktu saya di sekolah berasa dejavu gitu.
Kesan ini bukan berarti saya ingin sekali menetap disini. :)
Dulu juga saya pernah mencantumkan nama kota yang terkenal dengan Sungai Asahannya ini menjadi tujuan backpager saya, tentu ingin mencoba sarana arung jeramnya kelak.
Harapan saya, semoga ini kota cocok dengan jiwa saya.
:)
Dan mudah mudah bisa jago bahasa mandarin.
Xie Xie. :)
Semoga nanti, cerita saya tentang kota ini bekesan sampai ke tulang. :)
Sekarang saya menjadi salah seorang penduduk non tetap disini.
Kalimat diatas barusan butuh penjelasan lain kali.
Saya hendak berkisah tentang kotanya saja.
Kisaran semacam kota berkembang, yang sangat sangat ramah.
Kenapa tidak, sejauh saya melihat kota kota kebanyakan di sumatra Utara pada khususnya, kota inilah yang paling ramah.
Karakter kotanya kuat sekali.
Dalam sehari hari, saya selalu membutuhkan jasa transportasi becak sepulang kerja, tak usah repot repot tawar menawar masalah ongkos, mereka selalu senyum jika tidak setuju, dan tentu tidak seperti pengalaman saya sewaktu di Siantar. Ups... :)
Belum lagi becaknya, ada yang full musik berasa dimana gitu. :)
Ingatnya Siantar juga, Angkutan Mini nya tidak pernah kalah dalam hal penyuguhan musik musik pada penumpang.
Sampai pernah suatu waktu, saya mendapati angkot menggunakan laptop menjadi media sipembuat senang hati pemumpang.
Saya benar benar tabjuk..:)
Tapi sayang kota ini minus keramahan. :(
Belum lagi masalah makan, saya pikir penilaian saya akan berakhir di Siantar, karena selama ini, tepatnya, 6 bulan sebelum saya hijrah dari kota itu, saya menyadari Siantar pantes jadi surganya kulinar, apalagi non halal. :)
Tapi sayang seribu sayang, saya mesti berpikir lagi untuk mendedikasikan sebutan tersebut.
Saya, juga dimanja makanan disini, belum lagi seperti yang saya sebut sebelumnya, RAMAH nya itu loh, bikin tambah enak. SERIUS.
Saya hanya nggak sabar mengajak orang orang terdekat saya untuk cepat cepat mengunjungi saya.:)
Saya kangen pelukan disini dengan mereka. Seperti sudah pernah tinggal disini sebelumnya.
Karena tadi pagi waktu saya di sekolah berasa dejavu gitu.
Kesan ini bukan berarti saya ingin sekali menetap disini. :)
Dulu juga saya pernah mencantumkan nama kota yang terkenal dengan Sungai Asahannya ini menjadi tujuan backpager saya, tentu ingin mencoba sarana arung jeramnya kelak.
Harapan saya, semoga ini kota cocok dengan jiwa saya.
:)
Dan mudah mudah bisa jago bahasa mandarin.
Xie Xie. :)
Semoga nanti, cerita saya tentang kota ini bekesan sampai ke tulang. :)
Diposting oleh
rumahkopikita
di
05.13
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Kamis, 07 April 2011
YeeY.
Oke, akhirnya sudah bulan ke 4 di tahun ini. Hebat ya, nggak kerasa aja begitu. Masih nganggur, dan masih sibuk menghayal.
Mmm, secara personal, saya udah jatuhin lamaran pekerjaan di sekolah sekolah dimana menurut ijasah saya, saya memang lebih pantas disana karena berbuntut. Pendidikan.
Tapi entah, dari sejauh saya memegang kelas, di waktu praktek dan mengajar les, saya benar nggak tertarik membagi ilmu.
Mungkin cara mengajar itu sudah perlu di ubah, karena kebanyakan posisi pendidik sekarang, hanya memaksa untuk mendapat nilai yang bagus, agar tidak mengecewakan orang tuanya.
Sementara, bagi saya, pendidikan itu bukan sebatas nilai atau pintar secara teori.
Mungkin begitulah proses perubahan tingkah laku dan pola hidup yang selalu beradatasi dengan kemajuan yang jujur bagiku sangat memburuk.
Wah, ini jadi bercerita panjang sepertinya.
Beginilah jika pengangguran diberi kesempatan membela diri atas semua waktu waktu yang tidak dipergunakan untuk fungsinya.
Tapi tetap saya akan mengajar bukan dengan cara yang pemerintah mau. Saya hanya akan mengajar dengan hati, mudah mudahan kesampaian. Amin.
Balik ke Kopi.
Sejujurnya, saya masih mengharap banyak tentang usaha kecintaan saya pada tanaman ini.
Dan lagi, walaupun kemaren banyak kemungkin yang tertutup untuk tidak bisa lagi, selalu ada beberapa panah yang tertuju untuk membangun semangat.
Ya, mungkin saya harus ikut program ini Trip Writing . Kalau semesta mengijinkan, dan juga kalau semua pihak yang disekitar saya mendukung.
Karena bagi saya ini semacam perjalanan spritual.:)
Maaf sedikit gaya.
Tapi iya, saya kepengen.
Jadi catatan ini, hanya semacam pemberi tanda, jika nanti terwujud, saya bukan hanya pemimpi.
Ya sebegitu saja. :)
SALAM.
Mmm, secara personal, saya udah jatuhin lamaran pekerjaan di sekolah sekolah dimana menurut ijasah saya, saya memang lebih pantas disana karena berbuntut. Pendidikan.
Tapi entah, dari sejauh saya memegang kelas, di waktu praktek dan mengajar les, saya benar nggak tertarik membagi ilmu.
Mungkin cara mengajar itu sudah perlu di ubah, karena kebanyakan posisi pendidik sekarang, hanya memaksa untuk mendapat nilai yang bagus, agar tidak mengecewakan orang tuanya.
Sementara, bagi saya, pendidikan itu bukan sebatas nilai atau pintar secara teori.
Mungkin begitulah proses perubahan tingkah laku dan pola hidup yang selalu beradatasi dengan kemajuan yang jujur bagiku sangat memburuk.
Wah, ini jadi bercerita panjang sepertinya.
Beginilah jika pengangguran diberi kesempatan membela diri atas semua waktu waktu yang tidak dipergunakan untuk fungsinya.
Tapi tetap saya akan mengajar bukan dengan cara yang pemerintah mau. Saya hanya akan mengajar dengan hati, mudah mudahan kesampaian. Amin.
Balik ke Kopi.
Sejujurnya, saya masih mengharap banyak tentang usaha kecintaan saya pada tanaman ini.
Dan lagi, walaupun kemaren banyak kemungkin yang tertutup untuk tidak bisa lagi, selalu ada beberapa panah yang tertuju untuk membangun semangat.
Ya, mungkin saya harus ikut program ini Trip Writing . Kalau semesta mengijinkan, dan juga kalau semua pihak yang disekitar saya mendukung.
Karena bagi saya ini semacam perjalanan spritual.:)
Maaf sedikit gaya.
Tapi iya, saya kepengen.
Jadi catatan ini, hanya semacam pemberi tanda, jika nanti terwujud, saya bukan hanya pemimpi.
Ya sebegitu saja. :)
SALAM.
Diposting oleh
rumahkopikita
di
05.02
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
personal.
Rabu, 16 Maret 2011
new project
hai bulan tiga. Selamat datang kembali, dipengulangan bulan di tahun yang baru. :)
kali ini masih diruang waktu yang sangat membosankan.
Saya, sebagai pemimpi, sedang malas malasnya menghidangkan mimpi.
Tidak bersemangat, dan tidak termotivasi.
Sebenarnya, ini udah kelewatan. Saya 3 bulan terakhir tidak melakukan apa apa.
Malas faktor utama, dan masih ada faktor pendukung yang eksternal yang menambahi penatnya suasana ini.
Tadinya ingin ikut disalah satu proyeknya nulisbuku.com menulis cerita tentang jodoh.
Tapi entah karena apa. Sulit rasanya mengeluarkan ide yang tiba tiba padam begitu saja, dihujani malas. Padam.
Kali ini, saya hanya bisa menikmati draf draf sahabat, tentang mimpi yang sempat tertidur lama.
Saya berperan sebagai komentator merangkap maneger. :D
Dan seperti harapan lelaki dari dulu dulu, kelak saya, kami, harus ikut ambil peran dalam menulis buku.
Tidak ada hubungannya dengan kopi memang.
Tapi, jangan salah, ini semua akan tertuju kesana.
:)
(catatan ini ada setelah perbincanangan dengan lelaki).
Tentu aku merindukannya. :)
kali ini masih diruang waktu yang sangat membosankan.
Saya, sebagai pemimpi, sedang malas malasnya menghidangkan mimpi.
Tidak bersemangat, dan tidak termotivasi.
Sebenarnya, ini udah kelewatan. Saya 3 bulan terakhir tidak melakukan apa apa.
Malas faktor utama, dan masih ada faktor pendukung yang eksternal yang menambahi penatnya suasana ini.
Tadinya ingin ikut disalah satu proyeknya nulisbuku.com menulis cerita tentang jodoh.
Tapi entah karena apa. Sulit rasanya mengeluarkan ide yang tiba tiba padam begitu saja, dihujani malas. Padam.
Kali ini, saya hanya bisa menikmati draf draf sahabat, tentang mimpi yang sempat tertidur lama.
Saya berperan sebagai komentator merangkap maneger. :D
Dan seperti harapan lelaki dari dulu dulu, kelak saya, kami, harus ikut ambil peran dalam menulis buku.
Tidak ada hubungannya dengan kopi memang.
Tapi, jangan salah, ini semua akan tertuju kesana.
:)
(catatan ini ada setelah perbincanangan dengan lelaki).
Tentu aku merindukannya. :)
Diposting oleh
rumahkopikita
di
23.37
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
personal.
Sabtu, 26 Februari 2011
Boring day
there is no idea anymore. :D
Just want to say hallo, no more.
Februari is geting over, really i do nothing for this mount.
And im still silly with my day in here.
no reading for book, dont go to anywhere.
Just stay in home, and sometimes i went to college.
I still have business there.
See you in best day. :) ya best day, with lucky and interting story. :)
Just want to say hallo, no more.
Februari is geting over, really i do nothing for this mount.
And im still silly with my day in here.
no reading for book, dont go to anywhere.
Just stay in home, and sometimes i went to college.
I still have business there.
See you in best day. :) ya best day, with lucky and interting story. :)
Diposting oleh
rumahkopikita
di
02.05
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
personal.
Senin, 21 Februari 2011
stuck
Selain kata gila, saya seperti tak punya pembendaharaan kata lainnya.
Saya, masih belum bisa apa apa.
Semacam tak memiliki semangat.
Dan seperti tidak akan mungkin lagi terjadi.
Berada lama dalam mimpi itu memang nggak nyaman, karena wujudnya itu perlu ada, setidaknya menambah kesadaran, bahwa semuanya layak nyata.
Tidak tahu untuk saat ini sampai kapan menunggu.
Sebenarnya, pekerjaan menunggu bukanlah hal yang baru, tapi rasanya saat ini ya jelas beda.
Antara kesukaan, tujuan, dan tentu harapan.
Ah, catatan ini hanya sejenis penghantar tidur disaat galau. :)
Mari menikmati, Thats all i can say. :)
Saya, masih belum bisa apa apa.
Semacam tak memiliki semangat.
Dan seperti tidak akan mungkin lagi terjadi.
Berada lama dalam mimpi itu memang nggak nyaman, karena wujudnya itu perlu ada, setidaknya menambah kesadaran, bahwa semuanya layak nyata.
Tidak tahu untuk saat ini sampai kapan menunggu.
Sebenarnya, pekerjaan menunggu bukanlah hal yang baru, tapi rasanya saat ini ya jelas beda.
Antara kesukaan, tujuan, dan tentu harapan.
Ah, catatan ini hanya sejenis penghantar tidur disaat galau. :)
Mari menikmati, Thats all i can say. :)
Diposting oleh
rumahkopikita
di
09.24
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
personal.
Rabu, 09 Februari 2011
Apa kabar
Saya bisa gila karena kehabisan ide. Mana bisa terjadi seharusnya. Hampir seminggu lagi blog ini terabaikan. Saya ngak bisa beri apa apa di dalamnya.
Merasa bersalah pasti. :( Ini udah tugasku, menjaga sekaligus mengisi, seharusnya, setitik katapun saya harus sanggup mengetiknya.
Saya juga belum dapat kontribusi apa apa tentang "proyek" ini.
Masih doa yang banyak banyak yang saya bisa.
Hari ini saya diberi poto dari cianism twitter.
Setidaknya membangunkan mimpi lagi.
kamu pasti segera lahir. Percaya ya. :)
Merasa bersalah pasti. :( Ini udah tugasku, menjaga sekaligus mengisi, seharusnya, setitik katapun saya harus sanggup mengetiknya.
Saya juga belum dapat kontribusi apa apa tentang "proyek" ini.
Masih doa yang banyak banyak yang saya bisa.
Hari ini saya diberi poto dari cianism twitter.
Setidaknya membangunkan mimpi lagi.
kamu pasti segera lahir. Percaya ya. :)
Diposting oleh
rumahkopikita
di
02.05
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
personal.
Minggu, 23 Januari 2011
senin pagi..
Selamat pagi senin.....
Cerah sekali cuacamu hari ini.
Ooo saya harus membuat laporan dimana saya beberapa minggu ini tidak pernah lagi menyeduh kopi di pagi hari. Karena alasan pribadi. :)
Tapi bukan berarti saya tidak mengopi lagi sama sekali. Selama bulan januari saya mengopi sebanyak 4 kali sesuai dengan izin yang saya dapat kan.
Nah begitulah kira kira saya dengan kopi di awal tahun. Dan itu tidak mengurangi rasa apapun dalam hati ini tentang kopi.
saat saya menyibukkan diri dulu ya.
Semogo bahagia.
salam
Cerah sekali cuacamu hari ini.
Ooo saya harus membuat laporan dimana saya beberapa minggu ini tidak pernah lagi menyeduh kopi di pagi hari. Karena alasan pribadi. :)
Tapi bukan berarti saya tidak mengopi lagi sama sekali. Selama bulan januari saya mengopi sebanyak 4 kali sesuai dengan izin yang saya dapat kan.
Nah begitulah kira kira saya dengan kopi di awal tahun. Dan itu tidak mengurangi rasa apapun dalam hati ini tentang kopi.
saat saya menyibukkan diri dulu ya.
Semogo bahagia.
salam
Diposting oleh
rumahkopikita
di
18.58
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
personal.
Sabtu, 22 Januari 2011
Tiiiidaaak!!!
Sedih mengetahui bahwa bosan dan menyerah itu menjadi sifatku.
Kenapa tidak, yang tadinya, saya cukup niat untuk ngeblog tiap hari tanpa jeda bisa berubah dalam beberapa waktu.
tidak melulu memang karena jaringan yang tidak baik di kampung sewaktu pulang kemaren.
tapi sudahlah, alasan apapun itu tidak mampu untuk memaaf kan diri sendiri saat ini.
lili juga sedang sibuk dikerjanya, jadi kamipun bersamaan saling lupa.
Nah.. hari ini hanya bisa absen buat ngeblog dulu, saya masih bingung tentang kedepannya gimana.
makin bingung lagi setelah banyak kejutan dalam sebulan terakhir.
well, untuk hari ini cukup dulu.
saya mencoba search dulu tentang kopi. Saya Rindu.
Kenapa tidak, yang tadinya, saya cukup niat untuk ngeblog tiap hari tanpa jeda bisa berubah dalam beberapa waktu.
tidak melulu memang karena jaringan yang tidak baik di kampung sewaktu pulang kemaren.
tapi sudahlah, alasan apapun itu tidak mampu untuk memaaf kan diri sendiri saat ini.
lili juga sedang sibuk dikerjanya, jadi kamipun bersamaan saling lupa.
Nah.. hari ini hanya bisa absen buat ngeblog dulu, saya masih bingung tentang kedepannya gimana.
makin bingung lagi setelah banyak kejutan dalam sebulan terakhir.
well, untuk hari ini cukup dulu.
saya mencoba search dulu tentang kopi. Saya Rindu.
Diposting oleh
rumahkopikita
di
22.45
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Rabu, 27 Oktober 2010
email kopi
2 hari yang lalu, secara random saya mengirim email ke salah satu akun yang berkaitang dengan kopi.
apa saya salah nulis, atau kurang sopan membuat perasaan jadi tidak nyaman saja hari ini.
akun tersebut hanya memberi tahu jika ingin mendapat tabloid tentang apapun khusus kopi.
saya langsung saja mengirimi email, tentu dengan modal semangat.
setiap hari saya masih sibuk belajar dengan kata kata yang berhubungan dengan kopi dan barista, saya masih awam, dibandingkan lili.
baiklah, saya sangat berharap email itu dibalas, bagaimana pun itu.
:')
itu saja.... :')
apa saya salah nulis, atau kurang sopan membuat perasaan jadi tidak nyaman saja hari ini.
akun tersebut hanya memberi tahu jika ingin mendapat tabloid tentang apapun khusus kopi.
saya langsung saja mengirimi email, tentu dengan modal semangat.
setiap hari saya masih sibuk belajar dengan kata kata yang berhubungan dengan kopi dan barista, saya masih awam, dibandingkan lili.
baiklah, saya sangat berharap email itu dibalas, bagaimana pun itu.
:')
itu saja.... :')
Diposting oleh
rumahkopikita
di
09.58
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
jalan ke hati,
personal.
Selasa, 19 Oktober 2010
masih punya semangat.
Berhubung urusan saya di Pematangsiantar belum usai. Saya masih harus menyelesaikan itu dulu baru yang lain. Dan seperti biasa si pemilik Rumah ini juga masih sibuk juga dengan urusan urusan yang lain, jadi kami berunding untuk sementara atau selama apa, saya lah menulis blog ini. (memang nggak penting seh).
Dan apapun yang terjadi dan belum terjadi, saya harus mencacat sebagai jurnal harian, yang kelak buat di tertawakan.. :)
Kopi saya tadi pagi terlalu manis, dan hari ini pelajaran yang paling bernilai, dari pelajaran bernilai lainnya adalah " Jika membeli buku, baca dulu sampai siap, baru namai buku itu".
jangan tanya alasannya. :)
Seperti saya saya bilang di awal, saya masih punya cukup waktu buat membaca selama di sini dan selama saya masih bisa memikirkan banyak hal tentang buku, mungkin masih itu yang bisa saya lakukan.
Sebelum saya Pulang Ke Rumah Kopi.
:)
Dan apapun yang terjadi dan belum terjadi, saya harus mencacat sebagai jurnal harian, yang kelak buat di tertawakan.. :)
Kopi saya tadi pagi terlalu manis, dan hari ini pelajaran yang paling bernilai, dari pelajaran bernilai lainnya adalah " Jika membeli buku, baca dulu sampai siap, baru namai buku itu".
jangan tanya alasannya. :)
Seperti saya saya bilang di awal, saya masih punya cukup waktu buat membaca selama di sini dan selama saya masih bisa memikirkan banyak hal tentang buku, mungkin masih itu yang bisa saya lakukan.
Sebelum saya Pulang Ke Rumah Kopi.
:)
E16700E3-5504-E81D-D681-19DD6DFBC94A
1.02.28
Diposting oleh
rumahkopikita
di
05.20
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
personal.
Minggu, 17 Oktober 2010
Ide Mentah.
Setelah berdiskusi panjang lebar dengan mahluk ini . Yang ada memang makin bingung. Hangatnya ide 3 hari yang lalu sedikit patah dengan banyaknya ide ide, dan masukan yang muncul.
Maksudnya, ya... terlalu kaget dengan fakta fakta yang ada.
pertama Konsep.
berhubung tempatnya di daerah, konsepnya ya mesti berbau etnis gitu, dan sedikit sentuhan modernnya.
tapi sampai sekarang saya dan Lili masih berdebat, masalah etnis itu, dia lebih memilih ke klasih tua ala gudang gitu.
seperti ini.
Semalam lama tidur, mudah mudahan ngak kehilangan semangat.
Maksudnya, ya... terlalu kaget dengan fakta fakta yang ada.
pertama Konsep.
berhubung tempatnya di daerah, konsepnya ya mesti berbau etnis gitu, dan sedikit sentuhan modernnya.
tapi sampai sekarang saya dan Lili masih berdebat, masalah etnis itu, dia lebih memilih ke klasih tua ala gudang gitu.
seperti ini.
Semalam lama tidur, mudah mudahan ngak kehilangan semangat.
E16700E3-5504-E81D-D681-19DD6DFBC94A
1.02.28
Diposting oleh
rumahkopikita
di
21.00
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
personal.
Pindah Rumah
Nah ini Rumah baru sudah ada. Jadi nggak nebeng nebeng lagi ke sini ..
Semoga bisa lebih semangat.
salam..
Semoga bisa lebih semangat.
salam..
E16700E3-5504-E81D-D681-19DD6DFBC94A
1.02.28
Diposting oleh
rumahkopikita
di
09.09
0
komentar
Kirimkan Ini lewat Email
BlogThis!
Bagikan ke X
Berbagi ke Facebook
Label:
personal.

